Tag Archives: saat ekspos kasus tewasnya dua anggota geng motor

Polisi Ciduk Tiga Anggota Geng Motor, Penyebab Tewasnya 2 ABG yang Kecelakaan

Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq, saat ekspos kasus tewasnya dua anggota geng motor akibat kecelakaan

Brebes – Tim Resmob Polres Brebes dan Unit Reskrim Polsek Wanasari, menggulung 3 anggota geng motor yang menyebabkan tewasnya dua ABG dari anggota geng motor lainnya, dalam sebuah aksi kejar-kejaran, yang terjadi di jalur Pantura Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes, Senin (24/07/23) dinihari kemarin.

Akibat perang saat aksi saling kejar, dua anggota geng motor, Zf (16) warga Desa Tegalglagah Kecamatan Bulakamba dan Ap (16), warga Desa Petunjungan, tewas setelah sepeda motornya menabrak pembatas jalan dan masuk ke selokan.

Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq saat konferensi pers mengatakan, dari hasil penyelidikan, jajarannya berhasil mengamankan tiga pelaku yang menyebabkan dua anggota geng motor tewas. Mereka ditangkap dirumahnya masing-masing. Dari 3 pelaku yang ditangkap, dua di antaranya masih di bawah umur.

“Alhamdulilah, tiga pelaku sudah kami amankan. Yakni, MAP (20), warga Desa Klampok Kecamatan Wanasari dan dua lainnya anak masih di bawah umur. Usianya masih di bawah 18 tahun,” kata AKBP Guntur M. Tariq, didampingi Kasat Reskrim AKP I Gede Dewa Khrisna Ditya, Selasa (25/07)23) pagi.

Menurut Guntur, terungkapnya kasus itu, berawal dari laporan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes. Insiden ini menimpa pengendara motor yang berboncengam tiga. Dua di antaranya meninggal dan satu orang luka-luka.

Baru 2 Bulan Keluar Penjara, 2 Pelaku Curanmor Kembali…

“Saat anggota kami memintai keterangan korban luka ini, terungkap jika kejadian ini disebabkan dari aksi kejar-kejaran antar geng motor. Bahkan, korban luk mengalami luka akibat sayatan senjata tajam,” jelas Guntur.

Dari keterangan awal, lanjut Guntur, pihaknya melakukan penyelidikan. Di ketahui juga, kedua korban tewas berawal saat aksi kejar-kejaran antara dua sepeda motor berbeda kelompok geng motor. Saat tiba di lokasi, pelaku yang juga berboncengan tiga mengeluarkan senjata tajam dan berhasil melukai korban. Setelah itu, kendaraan korban ditendang hingga terjatuh dan menghantam pembatas jalan.

“Dua korban tewas karena membentur pembatas jalan, setelah motornya ditendang pelaku,” terangnya.

Akibat perbuatannya, Guntur menjelaskan, seorang pelaku yang dewasa dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan dua pelaku yang masih di bawah umur ditangani dengan UU no 2 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dari kejadian ini, kami juga mengamankan dua sepeda motor, satu senjata tajam jenis celurit dan beberapa barang bukti lainnya,” ujarnya.

Diakui Kapolres, gesekan antara geng motor di Brebes semakin marak. Untuk itu, jajarannya kini tengah melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mencegah kejadian terulang. Di antaranya, menggencarkan sosialisasi ke masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah. Itu karena banyak melibatkan pelajar.

“Sebagai upaya antisipasi, kami terus giatkan sosialisasi ke masyarakat, termasuk blusukan ke sekolah-sekolah,” ungkap Guntur.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP I Dewa Gede Khrisna Ditya mengatakan, aksi geng motor yang berujung maut ini, berawal masing-masing geng motor memiliki admin di media sosial melalui chat di WhatsApp. Kedua kelompok ini lalu menyepakati tempatnya untuk melakukan pertemuan.

Lalu 3 korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor, dikejar oleh para pelaku dan ditendang sepeda motornya hingga menyebabkan 2 pengguna sepeda motor terjatuh akibat menabrak pembatas jalan.

“Intinya kejadian berawal, antar geng motor untuk saling bertemu ditempat yang disepakati untuk terlibat aksi tawuran,” kata I Dewa.

Sementara pelaku MAP mengaku, ikut terlibat dan melukai korbannya dengan senjata tajam. Namun, pelaku tidak tahu menahu soal penyebab terjadinya tawuran antar geng motor.

“Saya hanya disuruh ikut mau ada perang dengan kelompok geng motor lainnya. Sementara senjata tajam yang saya pakai, sudah ada yang menyediakan,” pungkasnya.