
BREBES – pede.news.blog –
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Anti Rasuah (Gempar) Brebes melakukan aksi cukur gundul di depan Halaman Monumen Taman Juang Brebes, Jum’at (24/11).

Mereka merayakan penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus gratifikasi di Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.
Sejumlah aktivis yang turut cukur gundul antara lain, Dedy Rokman, Subhan, Teguh Aji Wiguno dari LSM LANDEP, dan Eko Sindung, Sugeng dari LSM Garuda Sakti,
Menurut mereka aksi itu ingin menggambarkan lembaga KPK seharusnya dibersihkan dari orang-orang bobrok yang telah mengotori lembaga KPK dan harus diisi oleh orang berintegritas. Hingga mereka rela cukur gundul atau plontos.
“Cukur gundul ini sebagai gambaran lembaga KPK sebagai lembaga yang berintegritas yang seharusnya bersih dari orang orang bobrok, maka kami dari aktivis Brebes yang tergabung di Gerakan Masyarakat Anti Rasuah mendukung penuh terhadap kinerja Polri yang telah menetapkan Firli Bahuri menjadi tersangka grativifikasi atau pemerasan,” ujar Subhan dari LSM Landep.
Selain cukur rambut, para aktivis juga membentangkan sejumlah pamlet dengan berbagai pesan, diantaranya bertuliskan ” Copot Firli Bahuri.
Dalam aksinya mereka juga mengaku kecewa kepada sosok Firli Bahuri yang sebelumnya mereka kenal saat bertugas sebagai Kapolres Brebes
“Terus terang kami kecewa kepada Firli, dimana kami kenal saat pernah menjabat Kapolres di Brebes, ini secara tidak langsung justru pada akhirnya menunjukan keburukannya,” lanjut Subhan.
Hal serupa disampikan dari aktivis Garuda Sakti, Eko Sindung, Ia mengaku cukur gundul sebagai bentuk apresiasi kinerja Polri yang telah menetapkan Firli Bahuri sebagai tersangka Grativikasi.
Sembari memegang makanan tradisional cilok, Eko Sindung ingin menggambarkan cilok yang bulat putih bersih itu simbol bersih bersih lembaga KPK.
Diketahui, Firli Bahuri menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dia dituduh meminta sejumlah uang kepada SYL sebagai imbalan untuk menghambat pemeriksaan kasus dugaan korupsi dana saweran pejabat eselon I dan II di Kementan.[Teguh]
Video aksi cukur gundul di depan Halaman Monumen Taman Juang Brebes, Jum’at (24/11)


